Perhitungan Neraca Massa pada Proses Distilasi 2C752 di Unit Gliserin Distilasi (2#750) Di PT. SCM

Penulis

  • Ratna Kristina Tarigan Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan
  • Darni Paranita, M.Si Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan
  • Donda, M.Si Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan
  • Amelia Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan

DOI:

https://doi.org/10.68115/reprokimia.v4i1.223

Kata Kunci:

Gliserin, Neraca Massa, Distilasi

Abstrak

Distilasi adalah proses memisahkan dua atau lebih komponen yang memiliki perbedaan titik didih untuk memperoleh bahan tertentu dengan bantuan steam bertekanan. Alat distilasi yang digunakan di PT. Soci Mas berjenis destilasi vakum yang bertujuan untuk memurnikan dan memekatkan crude glycerin. Crude glycerin merupakan material yang akan dimurnikan pada proses gliserin distilasi dari konsentrasi 85-90% hingga mencapai konsentrasi gliserin 99,7% min dengan tekanan dibawah tekanan atmosfer. Pada proses distilasi ini dilakukan penambahan bahan kimia yaitu NaOH, dimana komponen selain gliserin akan disabunkan dan akan menuju dryer untuk menurunkan kadar air dan menghilangkan gas yang dapat memperlambat proses. Steam yang digunakan pada proses ini yaitu steam dengan tekanan 15 bar untuk memisahkan antara gliserin dengan komponen lainnya. Untuk mengetahui apakah proses sudah berjalan dengan baik atau tidak, maka dilakukan perhitungan neraca massa. Neraca massa merupakan ilmu yang memperalajari kesetimbangan massa dalam sebuah sistem. Neraca massa digunakan untuk mengetahui banyaknya produk yang masuk dan keluar dari suatu peralatan proses serta untuk mengetahui kemurnian gliserin yang keluar pada proses distilasi. Dari perhitungan neraca massa diperoleh data pertama laju produk top distillation sebesar 479,9 kg/jam. Komponen top distillation terdiri dari gliserin sebesar 46,7706%; air sebesar 41,2628% dan fatty acid & ester sebesar 11,9666%. Komposisi pada top distillation terdiri dari gliserin sebesar 224,4521 kg/jam; air sebesar 198,0202 kg/jam dan fatty acid & ester sebesar 57,4277 kg/jam. Komposisi pada side distillation terdiri dari gliserin sebesar 2197,8999 kg/jam; air sebesar 0,8800 kg/jam dan fatty acid & ester sebesar 1,3201 kg/jam. Komposisi pada bottom distillation terdiri dari gliserin sebesar 32,688 kg/jam; air sebesar 0,024 kg/jam; fatty acid & ester sebesar 7,56 kg/jam dan unknown sebesar 19,728 kg/jam.

Referensi

Adani, Shabrina Iswari dan Yunita Ali Pujiastuti. 2017. Pengaruh Suhu dan Waktu Operasi pada Proses Destilasi Untuk Pengolahan Aquadest di Fakultas Teknik Universitas Mulawarna. Jurnal chemurgy, Vol. 01, No. 1. Samarinda: Universitas Mulawarman.

Fatimura, Muhrinsyah. 2014. Tinjauan Teoritis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Operasi pada Kolom Destilasi. Jurnal Media Teknik, Vol. 11, No. 1. Palembang: Universitas PGRI Palembang.

Pasaribu, Romatua., dkk. 2022. Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku RBDPS pada Proses Fatty Acid dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) di PT. X. Jurnal Ilmiah Hospitality, Vol. 11, No. 2. Jakarta: Universitas Al Azhar.

Suryanto, Andi dan Hermin Hardyanti Utami. 2021. Azas Teknik Kimia. Koto Baru: Insan Cendekia Mandiri.

Wahyudi, Jaffarudin Janu dan Sri Rahayu Gusmarwani. 2017. Pemurnian Bioetanol Fuel Grade dari Crude Ethanol (Variabel Distilasi-Ekstraksi). Jurnal Inovasi Proses, Vol. 2, No. 2. Yogyakarta: Institut Sains & Teknologi AKPRIND.

Diterbitkan

2025-06-16

Cara Mengutip

Tarigan, R. K., Paranita, D., Donda, & Putri, A. W. (2025). Perhitungan Neraca Massa pada Proses Distilasi 2C752 di Unit Gliserin Distilasi (2#750) Di PT. SCM. Jurnal Rekayasa, Teknologi Proses Dan Sains Kimia (REPROKIMIA), 4(1), 24–30. https://doi.org/10.68115/reprokimia.v4i1.223

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama