Efektivitas Karbon Aktif yang Terbuat dari Kulit Bawang Merah dalam Mengurangi Kadar Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) dalam Air yang Terkontaminasi

Efektivitas Karbon Aktif Berbahan Kulit Bawang Merah terhadap Penurunan Kadar Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) pada Air Tercemar

Authors

  • Juna Sihombing Politeknik Teknologi Kimia Industri, Medan
  • Adil Barus Politeknik Teknologi Kimia Industri, Medan
  • Hani Suhastifa Rambe Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan

DOI:

https://doi.org/10.68115/reprokimia.v5i1.294

Keywords:

Karbon aktif, Timbal (Pb), Kromium (Cr), Adsorpsi

Abstract

Pencemaran air oleh logam berat seperti timbal (Pb) dan kromium (Cr) menjadi permasalahan serius karena bersifat toksik, persisten, dan bioakumulatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas karbon aktif berbahan kulit bawang merah dalam menurunkan kadar Pb dan Cr dalam air tercemar. Karbon aktif disintesis melalui proses karbonisasi dan aktivasi kimia menggunakan larutan NaOH 0,1 N. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi massa karbon aktif (0,02; 0,04; 0,06; dan 0,08 gram) dan waktu agitasi (30, 60, dan 90 menit). Analisis kadar Pb dan Cr dilakukan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif kulit bawang merah mampu menurunkan kadar Pb hingga 82,35% dan Cr hingga 78,91% pada massa karbon aktif 0,08 gram dengan waktu agitasi 90 menit. Analisis ANOVA dua arah menunjukkan bahwa waktu agitasi dan massa karbon aktif berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar Pb dan Cr (p < 0,05). Kadar Pb dan Cr hasil adsorpsi telah memenuhi standar baku mutu air menurut WHO dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017.

Author Biographies

Juna Sihombing, Politeknik Teknologi Kimia Industri, Medan

Prodi Teknik Kimia

Adil Barus, Politeknik Teknologi Kimia Industri, Medan

Prodi Teknik Kimia

Hani Suhastifa Rambe, Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan

Prodi Teknik Kimia

References

Barus Adil, dkk, 2025, The Effectiveness of Activated Carbon Made from Shallot Skin in Reducing Calcium Levels and Total Hardness in Hard Water, Reprokimia Volume 4 No.1.

Cindy Febrianti, Maria Ulfah, Kusumastuti Kusumastuti, 2023, Pemanfaatan Ampas Kopi Sebagai Bahan Karbon Aktif Untuk Pengolahan Air Limbah Industri Batik, Yogyakarta, INSTIPER.

El-Baz, A. A., El-Sheikh, S. M., & Tolba, A. A. (2020). Adsorption of heavy metals from aqueous solutions using activated carbon prepared from agricultural wastes. Journal of Environmental Chemical Engineering, 8(4), 104169.

Fajar, R., Limbong, H. P., & Utami, S. (2024). Pemanfaatan karbon aktif berbahan limbah biomassa sebagai adsorben logam berat dalam air. Reprokimia, 15(1), 12–20.

Ghufran, M.dan Andi Baso, 2010. Pengelolaan Kualitas Air Dalam Budi Daya Perairan, Jakarta: Rineka Cipta

Hartono, Djoko M., Sulistyoweni & Sutjiningsih, Dwita. 2009. Penentuan Indikator Pencemaran Air dengan Pendekatan Indeks Kualitas Air pada Air Baku Air Minum dari Saluran Tarum Barat. Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik. Jakarta. Universitas Indonesia.

Hastuti, Yuni Puji. 2011. Nitrifikasi dan Denitrifikası Di Tamba. Bogor IPB.

Jari, S., Ahmad, M., & Rahman, A. (2024). Adsorption techniques for removal of heavy metals from wastewater: A review. Environmental Research and Technology, 7(2), 89–102.

Ni Putu Diah Juliantari, Luh Putu Wrasiati*, Ni Made Wartini, 2018, Karakteristik Ekstrak Ampas Kopi Bubuk Robusta (Coffea canephora) Pada Perlakuan Konsentrasi Pelarut Etanol Dan Suhu Maserasi, Badung, Ydayana.

PerMenLH No. 3 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi kawasan Industri.

Prastiwi, D. A., Santoso, J., & Wardiatno, Y. (2014). Penggunaan ZnCl2 sebagai Aktivator Karbon Aktif dari Limbah Padat Agar dan Aplikasinya sebagai Adsorben pada Limbah Cair Industri Tahu. bOGOR, Institut Pertanian Bogor.

WHO. (2004). Guidelines for drinking-water quality (3rd ed.). Geneva: World Health Organization.

Published

2026-06-22

How to Cite

Sihombing, J., Adil Barus, & Rambe, H. S. (2026). Efektivitas Karbon Aktif yang Terbuat dari Kulit Bawang Merah dalam Mengurangi Kadar Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) dalam Air yang Terkontaminasi: Efektivitas Karbon Aktif Berbahan Kulit Bawang Merah terhadap Penurunan Kadar Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) pada Air Tercemar. Jurnal Rekayasa, Teknologi Proses Dan Sains Kimia (REPROKIMIA), 5(1), 137–142. https://doi.org/10.68115/reprokimia.v5i1.294

Most read articles by the same author(s)